Senin, 08 April 2013

Inisiasi Menyusui Dini





"Segera dekap dan biarkan bayi menyusui dalam satu jam pertama kelahirannya"
"Apapun mitosnya ASI pertama sangat penting bagi kehidupan bayi"

Akhir bulan Maret kemarin aku dan suami menjenguk seorang teman yang baru aja melahirkan anak pertamanya. Waktu ngobrol dengan Ivan (temen ku) aku tanya gimana ASI nya keluar? , "gak tau, belom netekin bayi nya". Lho kok?? gak IMD??  "gak tau, sama bidanya belom di bawa kesini masih di ruangan bayi" trus dari lahir blom disusuin? (lahir jam 9 pagi, aku jenguk jam 7 malam) "kayanya udah dikasih susu botol" dalam hati aku geram sendiri eeuugghh ni bidan/perawat blom tau apa menyepelekan IMD sih!!
Truss aku minta anter Hakim (suaminya) untuk liat bayi nya. Ruangan nya dikunci jadi cuma bisa liat dari kaca, ada perawat disitu trus aku panggil mbak pengen masuk donk mau liat langsung. Sambil dianter sama perawat masuk ruangan bertanyalah diriku yang emang dari tadi udah gatel pengen nanya suster kenapa kok gak dikasih ke ibunya biar netek? "iya nanti bayinya masih dalam perawatan pemulihan" emang kenapa bayinya "gak papa memang ditaro disini dulu,biar ibunya juga istirahat dulu" Heemmm jawaban yang tidak memuaskan dan tidak memberi alasan kenapa IMD tidak dilakukan.

Biarkan bayi menyusu sesegera mungkin, terutama satu jam pertama dari waktu bayi lahir.. Karena bayi baru lahir sangat aktif dan tanggap dalam satu jam pertam. Setelah itu ia akan mengantuk dan tertidur. Bayi memiliki reflek menghisap (sucking reflex) sangat kuat saat itu. Bagi ibu yang menajalani proses sesar, tetap bisa melakukan IMD selama ibu sadar (bebas dari efek anastesi).
Proses keberhasilan menyusui dimulai segera setelah bayi lahir. Tengkurapkan bayi diatas dada ibu biarkan dia merangkak mencari puting susu ibu. Kontak kulit sekaligus kontak emosi dan psikologi ibu dan bayi, ini merangsang aliran ASI, membentuk ikatan batin (bonding) antara ibu dan bayi nya.
Perjuangan bayi mendapatkan ASI pertamanya ini membangun daya reflek menghisap dengan segera, dibandingkan bayi yang dipisahkan selama beberapa jam untuk berbagai keperluan (memotong tali pusar, mandi, timbang berat badan, dan mengukurnya).

Jadi lakukanlah IMD.
1. Katakan pada dokter dan bidan bahwa ibu ingin melakukan Inisiasi Menyusui Dini.
2. Mintalah suami atau kerabat mendampingi saat proses melahirkan.
3. Keringkan bayi secepatnya dan biarkan tengkurap didada ibu, agar terjadi kontak kulit. Selimuti agar tidak kedinginan.
4. Biarkan bayi mencari sendiri puting ibu. Ibu bisa membantunya dengan membisikan kata-kata semangat dan sentuhan lembut.
5. Biarkan bayi dalam posisi kulit bersentuhan dengan kuit ibu sampai IMD selesai.

Ibu..berikan lah yang terbaik untuk buah hati kita. ASI adalah hak setiap bayi yang lahir.

sumber:majalah anakku
referensi:WHO dan UNICEF: In 40 hours breastfeeding cunselling. Roesli U : petunjuk menyusui.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar